Palu – Pemuda Muhammadiyah Sulawesi Tengah menggelar Dialog Muda dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke-80, Senin (18/8/2025).
Kegiatan ini berlangsung di Café MB, Jalan Ahmad Yani, Kota Palu.
Dialog bertema “Menggali Nilai-nilai Perjuangan” tersebut menghadirkan dua bahasan utama, yakni Profil Tokoh H. Rusdy Toana dan Tantangan Membangun Dunia Usaha bagi Pemuda.
Acara berjalan lancar dan mendapat antusiasme besar dari kalangan anak muda, khususnya Angkatan Muda Muhammadiyah Sulawesi Tengah.
Kegiatan ini menghadirkan dua narasumber, yakni Temu Sutrisno (penulis, jurnalis) dan Ikbal Khan (entrepreneur muda).
Dalam sesi diskusi, salah satu peserta menyampaikan pandangan terkait sulitnya lapangan pekerjaan di Sulawesi Tengah.
Ia menilai janji pemerintah pusat untuk menyediakan 19 juta lapangan pekerjaan serta dukungan pemerintah daerah belum sepenuhnya dirasakan pemuda di daerah ini.
Menanggapi hal tersebut, Ikbal Khan menjelaskan bahwa pemuda memiliki potensi besar untuk menjadi pengusaha.
“Semuanya diawali dengan kesiapan sumber daya manusia. Banyak peluang usaha di era digital ini, tinggal bagaimana pemuda mampu menjawab tantangan tersebut,” ujarnya.
Ikbal juga menegaskan komitmennya untuk bekerja sama dengan Angkatan Muda Muhammadiyah Sulawesi Tengah melalui usaha yang sedang ia jalankan. “Biar lebih konkret,” tambahnya.
Ketua PW Pemuda Muhammadiyah Sulawesi Tengah, Umar Hanase, menuturkan bahwa Dialog Muda merupakan agenda rutin bulanan yang sudah berjalan selama tiga bulan terakhir.
“Setiap bulan PWPM mengadakan dialog dengan menyesuaikan isu yang sedang hangat di daerah, khususnya di Kota Palu,” jelasnya.













