Scroll untuk baca artikel
Example 325x300
Example floating
Example floating
Example 728x250
Pendidikan

Penemuan Mengejutkan: Hominin Purba di Calio Soppeng

112
×

Penemuan Mengejutkan: Hominin Purba di Calio Soppeng

Sebarkan artikel ini
Example 468x60

Soppeng, ElaborasiNews.com – Tim peneliti internasional mengumumkan penemuan artefak batu berusia hingga 1,48 juta tahun di situs Calio, Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan. Temuan ini menjadi bukti tertua keberadaan hominin di Sulawesi, sekaligus menegaskan kemampuan manusia purba melintasi penghalang samudra menuju pulau-pulau terpencil di Wallacea.

Berdasarkan penelitian yang diterbitkan di jurnal ilmiah Nature (2024) berjudul Early Pleistocene stone artefacts from Sulawesi, Indonesia, analisis penanggalan paleomagnetik, seri uranium, dan resonansi spin elektron pada gigi fosil menunjukkan artefak ini berusia antara 1,04 hingga 1,48 juta tahun.

Example 300x600

“Penemuan artefak Pleistosen Awal di Calio menunjukkan bahwa Sulawesi dihuni oleh hominin sekitar waktu yang sama dengan Flores, jika tidak lebih awal,” tulis para peneliti dalam publikasi tersebut.

Sebelumnya, di kawasan Wallacea, artefak batu tertua ditemukan di Wolo Sege, Flores, berusia 1,02 juta tahun, serta di Kalinga, Luzon, Filipina, yang berumur 777–631 ribu tahun. Fosil manusia purba seperti Homo floresiensis dan Homo luzonensis juga pernah ditemukan di kedua lokasi tersebut.

Situs Calio terletak di Depresi Walanae, sebuah cekungan purba yang terbentuk akibat tumbukan lempeng tektonik jutaan tahun lalu. Lapisan tanahnya termasuk Formasi Walanae yang kaya akan fosil fauna punah seperti babi raksasa Celebochoerus heekereni dan gajah kerdil purba.

“Temuan ini menjadi bukti kuat bahwa hominin awal telah menguasai teknologi dan keterampilan navigasi untuk mencapai pulau-pulau terpencil di Asia Tenggara,” ungkap tim peneliti.

 

Sumber: Artikel ilmiah Nature, Early Pleistocene stone artefacts from Sulawesi, Indonesia (2024).

Example 300250
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *